Speak Up : Ketika Kebenaran Harus Disuarakan
Speak Up, Ketika Kebenaran
Harus Disuarakan
Ketika dakwah terus dilakukan,
maka perubahan pasti akan terjadi, dan akan terus terjadi. Mengapa? Seruan
dakwah itu akan memengaruhi ruang berpikir manusia. Ketika pemikiran orang
berubah, berubah pula tanggapan terhadap ajaran Islam. Yang dulu ditolak, kini
diterima, bahkan dibela. Yang dulu dianggap buruk, kini dianggap baik, dan
makin banyak orang tertarik. Dulu dibenci, kini dicintai. Ketika pemikiran
orang berubah, maka berubah juga perilakunya.
Maka, dengan kaca mata tauhid
pula mestinya kita, umat Islam, memandang setiap kewajiban yang telah Allah
tetapkan, termasuk kewajiban penerapan syariah secara kaffah, dakwah, dan
persatuan umat, serta wajibnya hadir institusi bagi terwujudnya kewajiban-kewajiban
utama itu.
Intelektual muslim sejati adalah
mereka yang berani melakukan penolakan keras atas setiap kecenderungan
destruktif dalam masyarakat, tidak sekadar berdiam diri di atas menara gading
atau memosisikan diri sebagai resi. Tugas intelektual muslim tidak semata
menganyam kata, menelurkan gagasan, tetapi juga harus berupaya mengubah
realitas yang bersifat mungkar, serta mengubah kata-kata dan gagasan menjadi
kenyataan.
Seorang muslim semestinya dalam
menjalani kehidupan ini tidak hanya mengandalkan semata pada apa yang dilihat,
dirasa dan dipikirkan, tapi juga pada apa yang diyakini. Salah satunya
keyakinan pada pertolongan Allah SWT. Dengan cara itu, seorang muslim akan
selalu merasa tetap optimis sesulit apapun keadaan, kokoh dalam pendirian meski
cercaan berhamburan, berani bercita-cita dan berjuang dengan istiqamah demi
tegaknya kebaikan dan kebenaran meski banyak halangan menghadang.
- Judul: Speak Up : Ketika Kebenaran Harus Disuarakan
- Penulis: Ismail Yusanto
- Tebal: 192 Halaman
- Ukuran: 15,5 cm x 23,5 cm
- Penerbit: Ghazi Publishing
Disclaimer: Persamaan warna foto katalog dengan produk asli mencapai 98%. Efek cahaya, kecerahan, kerapatan, dan resolusi layar memungkinkan terjadinya distorsi warna.
